Menu
Teguh Indonesia

Nurdin Halid Pancen Sakti

oleh: Teguh Estro*


Akhirnya PSSI terbekukan juga oleh Menpora pada 28 Maret lalu. Pasalanya Andi Mallarangeng menilai kongres PSSI di Pekan Baru kurang profesional berbuntut kericuhan. Politisi partai Demokrat ini pun mengancam sanksi dengan memutus anggaran terhadap institusi sepak bola nasional itu. Dan posisi Nurdin Halid sebagai pucuk pimpinan PSSI kian terpojok saat ini. Namun bukan Nurdin Halid namanya jika hanya diam saja. Pria kelahiran Watampone itu mengatakan Andi mallarangeng tidak cakap sebagai menteri sehingga layak untuk dicopot. Kali ini benar-benar Nurdin Halid tengah menjajal kesaktiannya Karena berani menantang Menpora.
            Terseretnya Andi Mallarangeng ke dalam seteru PSSI menambah konflik baru di tubuh PSSI. kali bukan lagi sekedar seteru antar tim sepak bola saja, akan tetapi sudah membawa bendera partai politik. Mau tidak mau posisi Nurdin Halid sebagai mantan politisi Golkar akan berbenturan dengan massa ‘Biru’ yang mendukung Andi Mallarangeng. Hal tersebut menjadi tidak sehat lantaran sepak bola sebagai olahraga telah tersusupi kepentingan politik. Apalagi jelas-jelas telah muncul statemen saling ancam antara kedua belah pihak.
            Kontroversial Nurdin Halid bukan hanya saat ini saja. Sudah banyak pihak yang menginginkan mundurnya ketua PSSI sejak 2003 itu dari pucuk pimpinan. Pasalnya sudah satu dekade terakhir timnas merah putih belum juga memenangkan tropi juara. Sempat dielu-elukan bakal menjuarai piala AFF  akhir tahun 2010 lalu, namun justru harus kandas di final oleh Malaysia. Tentu saja masyarakat pecinta bola segera mengkambing-hitamkan Nurdin Halid sebagai biang keladi kekalahan. Namun pria berusia 52 tahun itu tetap tak mau juga turun dari jabatannya. Bahkan saat demonstrasi dari berbagai penjuru nusantara ramai membakar foto dirinya. Tetap Nurdin Halid bersikukuh tak akan mundur dari pimpinan PSSI.

Tidak ada komentar